Rabu, 23 September 2015

GROTESQUE GAIB

"Tetapi pasti aneh mempunyai anakyang sama sekali tidak mirip dirimu" Hal 26.




Penulis : Natsuro Kirino
Ahli bahasa : Gita Yuliani
Penyunting : Ardaneshwari
Ilustrasi dan Deain sampul : Eduard Iwan Mangopang
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Distribusi : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Pertama,Oktober 2010
Jumlah Halaman : 632 hlm
ISBN : 978-979-22-6279-47




" Aku perawan, tahu. Betul-betul perawan. Perawan di usia empat puluh. Kenapa tidak kaucoba saja aku?" Hal 626.

"Kuduga banyak perempuan yang ingin menjadi pelacur. Ada yang melihat dirinya sebagai komoditas berharga dan berfikir mereka harus menjual selagi harga masih tinggi. Yang lainnya merasa seks tidak punya makna intrinsik itu sendiri, tetapi memungkinkan pribadi-pribadi untuk merasakan realitas tubug mereka. Beberapa perempuan membenci keberadaan dan keremehan hidup mereka yang serba kekurangan dan ingin menegaskan diri mereka yang serba dengan mengendalikan seks seperti laki-laki. Lalu ada yang termotifasi  oleh perilaku keras dan menghancurkan diri sendiri. Dan akhirnya ada mereka yang ingin menawarkan kenikmatan. Kupikir banyak perempuan yang menemukan makna keberadaan mereka dengan cara serupa. Tetapi aku lain." Hal 625.

"Tiba-tiba aku teringat kata-kata Mitsuru :" Kau dan aku sama. Dan Kazue juga. Hati kami semua sudah direnggut suatu ilusi." Hal 620


***

Yuriko dan Kazue, dua pelacur Tokyo, tewas dibunuh brutal. Kematianya mereka menyisakan pertanyaan-pertanyaan tak terjawab tentang siapa mereka sebenarnya, siapa pembunuh mereka, dan kenapa hidup mereka berakhir seperti itu. Ketika kisah hidup mereka mulai terungkap lewat kakak perempuan Yuriko, kita pun di ajak menelusuri masa lalu kedua perempuan ini di sebuha sekolah bergengsi, di mana hierarki sosial yang ketat pada akhirnya menjadi penentu nasib mereka kelak.

***

Kisah ini dimulai ketika, Yuriko dan Kazue ditemukan tewas terbunuh. Yuriko dan Kazue,  merupakan seorang pelacur. Karena kasus mereka yang misterius, akhirnya mau tak mau orang-orang dari masa lalu mereka terserah menuju penguntaian benang merah yang kusut. 

Kakak Yuriko, yang merupakan siswa di Universitas Q yang  terkenal, juga ikut dalam penguntaianbenang kusut kasus dua pramuria ini. Hal itu membuat kakak Yuriko mengungkap masa lalu kedua korban itu. Seakan-akan takdir telah mengikatkan para Tokoh-tokoh di dalam untuk tetap menghadapi suatu perubahan ekosistem yang sangat besar dan tak terelakkan. Masalahini juga kembali menyeret mantan guru mereka Prof. Kijima, yang merasa bertanggung jawab atas perusakan dan perubahan ekosistem sosial ini.

Pelik-pelik demi pelik terselesaikan, perlahan-lahan arah kasus itu berubah menjadi reuni kenangan Masa sekolah yang tidak menyenangkan. Penghujung cerita,takdir malah membawa Kakak Yuriko ke dalam sisi gelap dunia yang sering ia cemoh. Bersatu dalam dunia Yuriko yang bebas.

***

Grotesque. SEbuah Novel yang sangat menggertak menurut Poeta. Natsuo Kirino, di dalam Novelnya seperti menggembleng kita untuk bangun dan menyadari realitas sosial yang terjadi di lingkungan kita. Ia megungkapkan peranan sosial yang sangat penting dalam membangun sebuah ekosistem dalam kehidupan masyarakat, bahkan lebih sempit lagi, kehidupan seseorang.

Groteaque, merupakan sebuah novel yang menyindir kearifan sosial yang berada di masyarakat jepang. Novel ini berusaha menggambarkan betapa kejamnya hirearki yang terjalin di lingkungan sosial. Kirino menggertak semua pihak dengan novel itu. Dahsyat san luar biasa. Novel ini memberikan saya inspirasi dan motivasi dalam menghadapi tantangan. Novel ini agak merubah mainset saya terhadap para tuna susila. 

Novel yang sangat bagus dan mencengangkan. Tetapi salah satu kekurangan novel ini, kirino terlalu gamblang membubuhkan kalimat 17+ dan terlalu detai dalam hal itu, meskipun tujuannya untuk membuat novel ini lebih menarik dan terkesan lebih jujur. Akan tetapi tetap saja terlalu vulgar menurut poeta. But over all.. It's social-novel yang sangat bagus dan aaya bangga telah membacanya.

So.. Cmon guys, let's read this. Grotesque by natsuo kirino mampu membuat saya termenung sekali menghibur. Recomended for 17+.. Bukan bacaan untuk anak-anak. 


Jumat, 19 Desember 2014

The Elfstone Of Shannara #2


 "Buku yang sempurna. Suatu Dunia baru sedang menunggu Anda untuk menjelajahinya" Barnesandnoble.com




Judul : The Elfstone of Shannara - Batuan sihir Elf
Penulis : Terry Brooks 

Penerjemah : Istiani Prajoko
Penyunting : Titis Wardana
Cetakan : Pertama, Mei 2012
Penerbit : Dastan Books
Jumlah Halaman :752 Hlm
ISBN : 978-602-9267-99-0


Di sebuah desa gnome yang damai, Wil Ohmsford hidup tenang dan belajar giat untuk menjadi seorang tabib. Namun, kehidupannya berubah setelah kedatangan seorang pengembara misterius bernama Allanon, yang mnegatakan bahwa Wil ditakdirkan untuk mengawal dan melindungi seorang gadis Elf yang berusaha untukmenyelamatkan dunia dengan bantuah Batu Elf yang dimilikinya.

Di negeri Elf, terdapat sebuah pohon bernama Elcrys, yang sedang sekarat. Elcrys merupakan tempat dikurungnya semua iblis yang ada di dunia. Dengan semakin melemahnya Elcrys, maka kurungan Forbidding yang berada di dalam Elcrys semakin melemah, sehingga beberapa iblis terkukat berhasil keluar dan berusaha untuk menghancurkan Elcrys. yang bisa menghidupkan kembali Elcrys hanya Amberle, cucu sang Raja Elf. Amberle dan Wil harus membawa benih pohon itu untuk dihidupkan kembali di suatu tempat bernama bloodfire. Dalam perjalanan  menuju ke sana, mereka berdua harus menghadapi Serigala iblis, Reaper, dan penyihir kembar yang berusaha membunuh mereka.

Sanggupkan Amberle dan Wil menghadapi musuh-musuh mereka dengan hanya mengandalkan Batu Elf? Di manakah sebenarnya letak Bloodfire itu? Dan berhasilkah mereka menghidupkan ELcrys kembali? Will dan Amberle harus berpacu dengan waktu sebelulm banyak negeri menjadi korban.

***

Seorang keturunan setengah elf dan setengah manusia di datangi oleh sesosok makhluk misterius, seorang Druid. Allannon. Setiap kali druid ini datang kepada keluarga ohmsford pasti akan membawa kabar penting, khususnya kabar buruk. Druid ini mendatangi wil ohmsford untuk menyampaikan tugas wil ohmsford untuk mengawal seorang keturunan bangsawan elf, dari golongan terpilih untuk menunaikan tugasnya yang di berikan oleh pohon elcrys untuk membawa benihnya ke bloodfire agar pohon elcrys yang menjaga kukungan iblis jahat.

Dalam perjalanannya wil ohmsford dan golongan terpilih itu melewati berbagai macam rintangan. Berbagai macam mara bahaya telah mereka lewati. Wil dalam perjalanannya bertemu dengan rovert. Gadis rovert itu jatuh cinta kepada wil dan terus mengejar wil.

****

Novel ini merupakan buku ke dua dari seri the sword of shannara by terry brooks. buku ini masih mengadopsi jalan cerita dari buku pertama, the sword of shannara. Akan tetapi terry brooks menghadirkan plot yang agak berbeda dengan seri pertama dan seri ke tiga. Seri ke dua ini tidak lagi bercerita tentang melawan kekuatan dari lord warlock, tetapi masih menceritakan perlawanan kepada kekuatan jahat.

Terry brooks masih menghadirkan tokoh yang mempunyai karakteristik Sama dengan seri dengan seri pertama dan ketiga. Terry brook masih menghadirkan tokoh pembantu yang sama yaitu kakek-kakek, seekor binatang.

Kekurangan buku seri ke dua ini adalah kerangka ceritanya monoton. Sangat monotan. Terry seperti menyelesaikan novel ini dengan tergesa-gesa, tidak memberikan sentuhan magis di dalam buku ini, tidak seperti buku ke tiga.

The elfstone of shannara, tetap membawa kita melangang buana di imajinaai tertinggi kita. It's recomended for you guys.. Lets read it..

Kamis, 18 Desember 2014

RECKONING #4 THE FALLEN



"Tak ada pilihan lain : Menang atau lebur dama Neraka"



Penulis : Thomas E. Sniegoski
Penerjemah : Nadya Andwiani
Penyunting : Dhewiberta
Pemeriksa Aksara : Isnaeny, Intan Ren

Penata Aksara : Beni
Penata Sampul : Tyo
Penerbit : PT Bentang Pustaka
Distribusi : Mizan Media Utama
Cetakan : Pertama,November 2011
Jumlah Halaman : 317 halaman
ISBN : 978-979-433-656-4


"Karena, dengan apa yang kita lakukan, dan akan kita lakukan, kita sudah terkutuk" (Hal 49.)

"Apakah kami benar-benar mengetahui apa yang kami alkukan?.... Ataukah kami telah dibutakan oleh obsesi seseorang yang memerintah kami, tertarik kedalam jaring-jaring kegilaannya, tak bisa lagi bisa melarikan diri? (Hal 126.)

"Aku sudah lebih dulu hidup di tengah-tengan siksaan neraka" (Hal 227.)

***

Suara itu terus menderung di telinga Aaron, memintanya segera datang. Di sebuah ruang berdebu dan tak terawat, sesosok pria tergantung lemah menanti diselamatkan. Kondisinya menyedihkan. Tangan terbelit belenggu baja dan darah terus mengucur. Aaron mengenali pria itu. Ayahnya!

Sementara itu, Vilma tak kunjung sadar. Kekuatan Angelik dalam dirinya nyaris membahayakan penduduk Aerie, dan bahkan nyawanya. Aaron tak mungkin meninggalkan kekasihnya dalam kondisi seperti itu. Aaron bimbang. Menyelamatkan sang Ayah atau terus menjaga Vilma, Baginya sama Penting.

Namun, apa pun keputusan Aaron, di luar sana, rencana Verchiel terus berjalan. Dibutakan ambisi, Verchiel tak lagi menggunakan akal sehatnya. Pintu Neraka dibuka dan perlahan segala bentuk penderitaan merayap naik menuju permukaan bumi. Aaron dihadapkan pada situasi sulit. Siapkah Aaron mengorbankan orang-orang yang dikasihinya demi menghalangi rencana gila Verchiel?

***

Aaron, seorang Nephilim yang diberi nubuat untuk menjadi pemberi pengampun tuhan kepada Para Malaikat terbuang di muka bumi. Hal itu membuat Verchiel, pemimpin kekuatan merasa bahwa Aaron akan menjadi penghalang tugas sucinya yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa untuk mengadili dan memberikan hukuman kepada Malaikat-Malaikat terbuang.

Setelah penyerbuan Verchiel dan anak buahnya ke Aerie yang telah memakan banyak korban, baik anak buah Verchiel maupun warga penghuni Aerie, Verchiel merencanakan sesuatu, sesuatu yang sangat besar. Membalikkan Firman Tuhan. Verchiel dan anak buahnya mencari para Malakim untuk kemudian diambil Pengetahuan yang hanya dimiliki oleh Para Malakim untuk memenuhi rencana gilanya itu. Verchiel ingin membebaskan Neraka yang terdapat di dalam tubuh Lucifer. Bintang Fajar. Ayah dari Aaron.

Vilma, Seseorang yang dicintai Aaron ternyata adalah Seorang Nephillim juga. Hal ini membuat Vilma merasa shock dan ketakutan, ia mnolak kehadiran Esensi angelik itu di dalam dirinya. Sayangnya, akibat siksaan yang dilakukan oleh Verchiel saat mengurung Vilma membuat esensi angelik itu matang sebelum waktunya, mengakibatkan esensi angelik itu memberontak tak terkendali. Vilma hilang kendali atas esensi itu, dan berubah liar. Karenanya, masalah kembali mendatangi Aaron, Lehash, sang malaikat koboi terpaksa akan membunuh Vilma jika ia benar-benar tidak bisa dikendalikan. Aaron, Lehash, dan Gabriel akhirnya mencari sang Malakim terakhir berdasarkan penciuman dari Gabriel untuk meminta solusi masalah Vilma. Pada saat meraka nerada di tempat persembunyian Malakim itu, Verchiel dan para anak buahnya datang dan menyerang mereka, Verchiel berhasil melukai Aaron pada saat ingin berteleportasi ke Aerie. Dalam masa kritisnya, Aaron bertemu dengan Ayahnya dalam dunia batiniah, ia melihat sang Lucifer sedang menahan pintu besi yang mengurung sang Neraka. Ia merasa khawatir dengan ayahnya. Aaron bergegas menuju tempat penyekapan ayahnya. Sang Lucifer.


***

Buku seri ke empat dari the fallen : Reckoning merupakan seri terakhir dari The Fallen. Pada seri Reckoning ini, sanagt banyak komplikasi yang dihadirkan oleh Thomas E. Sniegoski.  Masalah dari Seri pertama sampai Seri ke tiga terakumulasi pada seri ke empat ini, membuat Reckoning sangat menarik untuk dibaca.

Seri  ke empat : Reckoning membuat kita menjalin lagi plot-plot dari seri satu sampai seri ke tiga. Merefresh dan meriview kembali permasalah yang terjadi pada seri-seri sebelumnya. Menurut Poeta, Buku seri ke empat ini merupakan The Ending Spot  untuk keseluruh permasalahan (Yaa... namanya juga buku seri terakhir).

Karakter pada Seri ke empat Reckoning ini tidak ada yang bertambah, hanya saja terdapat beberapa improvisasi ide tokoh yang dilakukan oleh Thomas, seperti Vilma pada seri pertama : The Fallen hanyalah seorang wanita biasa, nah.. pada Seri ke empat ini, Vilma di gambarkan sebagai tokoh Nephillim, sama seperti Aaron.

Tapi Poeta merasa ada yang janggal nih Guys.., kayaknya ada Unmatch Plot  yang terjadi. Ada yang janggal pada Plot seri pertama sampai seri ke empat ini. Pada seri pertama, Vilma di ceritakan sebagai seseorang yang Aaron suka, dan mereka sebaya. Nahh.. Janggalnya adalah kenapa Vilma Menampakkan sosok Nephilimnya terlambat? Tidak bersamaan dengan Aaron? Tapi sok atuh Guys baca juga, kita sama-sama mengecek apakah benar Unmatch plot terjadi, oke?.. heheheh.. <(^_^)> maaf yah Thomas..

But over all, I think Seri ini merupakan seri terbaik dari keempat serinya, dan sukses menghibur Poeta. So this is recomended for you guys.  Baca Buku Seri Ke empat : Reckoning dari The Fallen dan Thomas E. Sniegoski akan membawamu menuju kisah malaikat-malaikat yang terbuang. Let's read it.





Selasa, 16 Desember 2014

The Wishsong Of Shannara #seri ke III



Judul : The Wishsong of Shannara - Mantra Senandung Shannara
No. ISBN  : 9786022470274
Penulis  : Terry Brooks
Penerbit : Dastan Books
Tanggal terbit : November - 2012
Jumlah Halaman : 668 



Brin Ohmsford, putri Wil Ohmsford, diberkati dengan keajaiban sihir mantra senandung yang mampu mengubah dan mengendalikan apa pun sesuai dengan keinginannya. Sedangkan Jair Ohmsford, saudara kembar Brin, memiliki mantra senandung yang mampu memunculkan ilusi. Namun, Wil memaksa kedua anaknya itu untuk tidak menggunakan kekuatan mereka dan melupakannya.

Ketika orangtua mereka pergi, sekali lagi muncullah Allanon yang menyatakan bahwa Brin harus pergi bersamanya untuk membukakan jalan menuju Ildatch dan menghancurkan kitab iblis itu, karena kitab itulah sumber dari segala kejahatan yang kembali menyerang berbagai negeri. Hanya Brin yang memiliki kekuatan untuk memusnahkan kitab itu dan menyelamatkan dunia...

Namun dengan kekuatan yang belum terlatih sepenuhnya, sanggupkah Brin melakukan tugasnya itu? Mampukah Brin mengendalikan kekuatan sihirnya? Dan bagaimana dengan Jair, apakah ia akan berdiam diri saja melihat Brin dalam kesulitan?

***
Buku yang berjudul The Wishsong of Shannara, merupakan buku seri ke tiga dari seri The Sword of shannara. Buku ini menceritakan Lanjutan dari Buku seri I dan Seri ke II. Buku ini sangat menarik. Terry Brooks lebih menonjolkan kesan fantasinya dan adrenalin dari fantasi itu sangat muncul pada buku seri ketiga ini, adrenalin fantasi itu disisipkan kedalam dua tokoh kakak beradik yaitu Brim Ohmsford dan Jair Ohmsford. Tokoh-tokoh yang dihadirkan dalam buku seri ke tiga ini juga sangat berfariatif, seolah Terry Brooks ingin meng-refresh pengetahuan kita tentang makhluk magis yang terdapat pada buku seri I dan seri II. Dalam buku Seri ke III, Terry Brooks seperti berututur "HEYY.. Makhluk Magic itu masih banyak lohh..!!" dan ternyata benar, karakter-karakter dalam Seri ke III sungguh sangat mengejutkan dan menakjubkan, seperti salah satu spesies Gnome, yaitu Gnome Laba-Laba. 

Membaca Buku berjudul The Wishsong OF shannara seperti membaca sebuah buku sejarah magis. Terry juga menjelaskan asal-usul terbentuknya Dwarf, Gnome, Gnome laba-laba, para Kadal (sebutan Gnome). Buku ini sangat menambah buah fantasi pemikiran bagi penyukai Fantasi.

Tapi sayangnya, terlepas dari improfisasi yang dilakukan oleh Terry Brooks di buku ini, ending dari novel ini sangat hambar menurut poeta <(^_^)> maaf yah Terry.. endingnya dihadirkan dalam bentuk perang batin antara Jair dan Brim. Menurut poeta mah.. ending yang seperti itu kurang 'nendang' untuk buku ini. soalnya, pada puncak plotnya sangat klilmajks dan hampir tidak memiliki antiseden, membaca puncak plot dari cerita ini membuat poeta berhenti bernafas untuk sejenak guyss, so ketika endingnya seperti itu, poeta merasa kurang 'srek'. Tapi itu opini dari Poeta, selera tiap penyuka Fantasi berbeda-beda, right? so baca buku ini guys, dijamin sangat mengasyikkan dan biarkan naluri sebagai penyuka fantasi anda menilai, apakah buku ini Good recomended or Not!

so.. The Wishsong Of shannara sukses mengisi kekosongan waktu Poeta disaat senggang. menghibur, menegangkan, membawa anga-angan kita ke tingkat klimaks tertinggi untuk penyuka Fantasi.let's read it guys..!! it's recomended for you!!


Jumat, 07 November 2014

SKULDUGGERY PLEASAN #2 PALYING WITH FIRE


Penulis : Derek Landy
Ahli bahasa : Yohanes Nursalam, P.sd.
Penyunting : Primadonna Angela dan Reita Ariyanti
Perancang Sampul : Martin Dima
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Pertama, Jakarta 2011
Jumlah Halaman : 264 halaman
ISBN : 978-979-22-6554-5



"Ini penghinaan," kata laki-laki itu. "Tidaklah mereka tahu betapa berbahanya aku? aku amat, sangat berbahaya. Aku pembunuh. Aku mesin pembunuh yang terlatih. Dan masih juga mengirimmu. Seorang anak kecil"

Dunia kembali terselamatkan seteah kematian Serpine. Setidaknya itu menurut Valkyrie dan Skulduggery, sampai mereka mengetahui Baron Vengeous yang tersohor melarkan diri dari penjara. Bersamaan dengan itu vampir dan para Yang TErtular bermunculan diseluruh Irlandia.

Valkyrie dan SKulduggery tahu Vangeous mengincar baju besi Lord Vile. Baju besi itu akan memberikan kekuatan bagi sang baron untuk membangkitkan Grotesquery dan memanggil kembali para Sosok Tanpa Wajah.

Namun masih ada satu bahan yang kurang : darah tetua yang dimilik Valkyrie. Tentu saja Skulduggery tidak membiarkan sahabatnya menjadi bulan-bulanan sang baron. Hanya saja mereka tidak menyangka ancaman yang mereka hadapi kali ini jauh lebih berbahaya.

***

Valkyrie, seorang gadis berumur 14 tahun yang memiliki kekuatan sihir, Elemental, berpetualang bersama detektif tengkorang bernama Skulduggery pleasant. Ia dan Skulduggery telah menangani kasus Serpine dan berhasil mengalahkannya, tetapi merak kemudian dihadapkan sebuah masalah lagi, yaitu BaronVangeous yang ingin membangkitkan Grestesquery untuk memanggil Sosok Tanpa Wajah untuk menguasai dunia.

Sewaktu penyelidikan Skulduggery bersama Valkyrie, Skulduggery menyimpulkan bahwa ada keterlibatan anggota Tempat Suci, dan ia menuduh Guild. Akibat tuduhan Skulduggery Guild memutuskan bahwa Skulduggery dan Valkyrie sebagai buronan. 

Bersama-sama mereka mencari mayat Grestesquery, berusaha mendahului Baron, Sanguine, Dusk si Vampir beserta Para Yang Tertular untuk mengambil mayat Grestesquery dan membangkitkannya. Akan tetapi, usaha mereka membuat nyawa Valkyrie terancam bahaya, tetapi mereka berhasil merebut tubuh Gretesquery dan membawanya ke tempat Kesnpeckle, seorang ilmuan-sihir-pengobatan, orang yang sering meyembuhkan luka Valkyrie dan Skulduggery - jika ia memang sering terluka, tapi poeta ragu akan hal itu heheh <(^_^)>-. Sayangnya tubuh Getesquery tidak berada cukup lama ditangan mereka, anak buah Baron berhasil merebut tubuh Getesquery dan membangkitkannya.

Pertarungan sengit antara Getesquery dengan Skulduggery dan Valkyrie, dibantu oleh teman-teman mereka serta para penjagal Tempat Suci. Mereka saling bahu-membahu melawan Getesquery dan akhirnya membunuh Baron yang berhasil menemukan Baju besi Lord Vile.

***


Novel Skulduggery Pleasant Playing with Fire ini merupakan sebuah Novel yang bertemakan fiksi Ilmiah. Skulduggery Pleasant Playing with fire membawa ide yang cukup fresh dibanding, buku sebelumnya. Plotnya sangat menggucang otak untuk berspekulasi di awal.

Ide-ide yang di hadirkan dalam novel ini sangat briliant dan segar. Pendekskripsian tentang sakratisme yang menjadi gambaran utama tokoh Skulduggery Pleasant sangat dapat di novel ke dua Derek landy.

Novel ini cuku bagus dan good recomended untuk para pecinta fiksi, yah walaupun tokoh-tokoh yang dihadirkan di dalam novel ini hampir mengambil tokoh-tokoh dari berbagai karya, artinya buka orisinil, tapi plot-plot yang dihadirkan sangat mencengangkan untuk di baca dan di telusuri titik kusutnya.

DUNIA ANNA






Penulis : Jostein Gaarder
Penerjemah : Irwan Syahrir
Penyunting : Esti A. Budhiabsari
Proofreader : Ine Ufiyatiputri
Perancang Sampul : Andreas Kusumahadi
Penerbit : Mizan, PT Mizan Pustaka
Cetakan : Pertama, Oktober 2014
Jumlah Halaman : 244 halaman
ISBN : 978-979-433-842-1



"Aku mencatat apa yang kamu tulis di bagian penutup : "Ada begitu banyak hal tentang masa depan yang aku tidak tahu. Yang aku tahu bahwa aku akan ikut serta untuk memberikan bentuknya. Dan mungkin dengan cara ini aku telah memulai dengan sebuah langkah kecil... johan berdeham lagi : "Mungkin aku bisa menawarkan diri untuk menjadi kakek buyut anak itu""

"Nova sayang, aku tak tahu bagaiman rupa dunia saat kau membaca surat ini"

"Saya bisa membayangkan anak-cucu kita dalam keputusasaan- baik karena kehilangan sumber daya alam seperti gas dan minyak maupun kehilangan keanekaragaman alam hayati : Kalian menghabiskan SEMUANYA! Kalian tidak menyisakan sedikit pun UNTUK KAMI!

"Keindahan yang lebih sedikit! Keajaiban yang lebih sedikit! Kemuliaan dan Kebahagiaan yang lebih sedikit!"

Bumi 2082, Nova sangat terkejut saat tiba-tiba di terminal online-nya muncul surat dari nenek buyutnya, Anna. Surat yang ditulis 70 tahun lalu, tepat tanggal 12.12.12. Tepat saat nenek buyutnya berusia 16 tahun seperti Nova saat ini.

Sungguh isterius, bagaimana mungkin 70 tahun lalu nenek buyutnya sudah tahu kelak cicitnya bernama Nova? Dan dari mana nenek buyutnya tahu tentang keresahan-keresahan Nova? Tentang bumi yang tk seindah dulu lagi, tentang spesies yang punah, tanah-tanah yang tenggelam, kutub yang meleleh. Dan, benarkah cincin rubi merah dari legenda Aladin, menjadi kunci untuk mengembalikan kseimbangan bumi? Cincin yang selama ini melingkar di jari Anna, nenek buyutnya?

Jostein Gaarder, penulis Dunia sophie,  kembali dengan Dunia Anna, sekali lagi mengajak kita nerkaca. Dengan kisah yang ringan namun penuh makna, Jostein Gaarder kembali mengajak pembaca merenungkan eksistensi manusia dan semesta.

***

Kisah dimulai ketika Anna, seorang gadis kecil yang memasuki usia 10 tahun menyadari ada yang salah dengan alam desa tempat mereka tinggal. Pada perayaan Natal, tidak ada satupun salju yang turun, rusa-rusa keluar dari habitat mereka dan menuju pemukiman warga, serta banyak hewan pengerat yang mati. Dan Anna tahu penyebabnya, karena musim dingin tidak lagi seperti musim dingin.

Pada saat usia Anna beranjak 16 tahun, ia diberi hadiah yang sangat istimewa, yaitu handphone keluaran terbaru dan Cicin batu rubi yang berwaran merah darah serta terdapat bintang samar di bagian tengah cincin itu. Cincin itu sangat indah menurut Anna, warisan dari bibinya, Tante Sunniva. Anna sangat mengagumi cincin itu. Kata bibinya, cincin itu merupakan barang antik, dan batunya adalah batu bertuah yang sudah berumur ratusan tahun, yang pernah dimilki dan dipakai oleh Aladin.

Pada usia yang 16 tahun itu, Anna mempunyai pacar bernama Jonas. Pemuda yang termasuk jajaran pria tertampan di sekolah Anna. Anna, Ibunya, dan jonas berangkat menuju Oslo, mereka berniat bertemu dengan Psikiatri untuk memeriksa Anna, Antisipasi kalau-kalau Anna mengalami gangguan jiwa karena Anna sering membicarakan sesuatu yang tidak masuk akal dan aneh bagi orang yang mendengarnya. Akan tetapi menurut Psikiatri, Dr. Benjamin, Anna tidak sakit, Ia bahkan sehat, terlampau sehat. Anna memiliki imajinasi yang luas, kata Dr. Benjamin, sehingga kadang orang lain yang imajinasinya tidak seluas Anna sulit menangkap apa yang dibicarakan Anna. Anna malah berteman dengan Psikiatri itu.

Setelah pemeriksaan itu, pelik-pelik mulai berdatangan. Seperti, Ia mengalami mimpi aneh, dimana ia dimimpinya bukan sebagai Anna, tetapi sebagai cicitnya, Nova, Anak Dr. Benjamin, Ester ditangkap para pemberontak. Dan begitu banyak masalah membelitnya pada waktu itu, lalu Jonas sebagai kekasih yang melindungi Anna dan menjadi pendengar setianya, datang dengan sebuah ide cemerlang yang akan merubah dunia dimasa depan, dunia dimana cicitnya akan tumbuh bersama seorang bocah arab.

***

Dunia Anna, novel fisafat yang bertemakan semesta, atau lebih tepatnya Filsafat Semesta. Jostein Gaarder sangat briliant dalam novel ini. Kata-kata yang digunakan sangat cermat dan dapat menarik minat para pembaca untuk menuntaskan novel ini. Jostein Gaarder, mengemas ide-ide dalam Dunia Anna sangat cerdas, sangat menonjol peredaan antara Dunia Sophie dan Dunia Anna. Jostein membawa nuansa baru, lebih manis kedalam Dunia Anna, tetapi dengan tujuan yang sama yaitu membahas filsafat dengan ringan dan santai.

Delik-delik yang di tampilkan oleh Jostein Gaarder merupakan delik yang sangat krisis, tetapi Jostein mampu menyajikan delik itu dengan komposisi yang ringan tetapi tidak lepas dari inti delik itu sendiri, Jostein Gaarder menciptakan nuansa ke-remaja-an, dengan menghadirkan romantika yang dijalin oleh Anna dan Jonas, tanpa terlepas dari hakikat Dunia Anna, filsafat. Dialek-dialek romantika tetapi cerdas, tidak berlebihan, dan cool keluar dari mulut dua sejoli ini, saling mendorong untuk tujuan mereka, menyelamatkan dunia. Romantika yang dihadirkan Jostein sangat simple, tapi menyentuh, apalagi pada karakter tokoh  Jonas. Jonas digambarkan sebagai pemuda tampan, cerdas, dan menyayangi Anna, tetapi yang paling penting adalah, setiap kata-kata romantis yang dikeluarkan oleh jonas merupakan kata-kata romantis yang berbobot, bukan seonggok kata murahan. Sangat manly dan bijaksana, penggambaran Jonas dalam Dunia Anna.
Jostein Gaarder juga menghadirkan tokoh Anna sebagai seorang gadis remaja yang sering bermimpi menjadi pribadi makhluk yang bukan dirinya. Kadang ia bermimpi sebagai Napoleon, Ester, bahkan hewan seperti Gajah, Singa dll. Pada part ini lah yang membuat saya agak tergelitik untuk tertawa, saya membayangkan Anna memimipikan dirinya sebagai kutu buku, kira-kira apa yang ia rasakan?? hahaha. <(^_^)> Dunia Anna selain meberikan kita pelajaran Filsafat Semesta, buku ini juga menghadirkan lelucon-lelucon yang mengundang tawa serta romantika remaja yang manis untuk ditelaah.

Ayoo.. Dunia Anna sukses membuat saya merenungkan dunia ini dan manusia, tetapi tidak membuat jenuh. Penuh jenaka dan percintaan, cocok untuk remaja. it's recomended for you guys, let's read it..

Minggu, 02 November 2014

BRISINGR #3 BUKU WARISAN





Penulis : Christopher Paolini
Penerjemah :Poppy Damayanti Chusfani
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Pertama, Februari 2009
Jumlah Halaman : 864 Halaman
ISBN : 979-22-4354-2



" ....Aku hanya bisa memberikan nasihat, dan mengajarimu apa yang bisa kuajarkan sekarang sementara aku masih ada di sini... Putraku. Apapun yang terjadi pada dirimu, ketahuilah bahwa aku menyayangimu, begitu pula ibumu. Semoga bintang-bintang menyinari jalanmu, Eragon Bromsson..."


Eragon dan naganya, Saphira, berhasil bertahan hidup setelah pertempuran kolosal melawan para prajurit kekaisaran di Dataran membara. Namun masih banyak yang harus dihadapi sang Penunggang dan naganya ini.


Eragon harus menyelamatkan Katrina, kekasih Roran, dari cengkraman Raja Galbatorix, sesuai janijnya pada abangnya itu. Tetapi kaum Varden, elf, dan kurcaci pun membutuhkan bantuan sang Penunggang.


Ketika keresahan melanda para pemberontak dan bahaya mengincar dari segala arah. Eragon harus mennetukan pilihan-pilihan yang akan membawanya ke seluruh penjuru Kekaisaran, bahkan lebih. Pilihan yang bisa saja memaksanya melakukan pengorbanan yang tak terbayangkan.



***

Setelah Eragon bertemu dengan abangnya, Roran. ia berjanji, bersama-sama mereka akan membebaskan Katrina dari tangan Ra'zac. Mereka pun memulai misi penyelamatannya. Eragon dan Roran pergi ke saran Ra'zac, Dras-Leona. Mereka terbang, menunggang Saphira agar perjalanan mereka cepat, karena kaum Varden juga membutuhkan Eragon dan Saphira. Singkat cerita, Eragon dan Roran berhasil menyelamatkan Katrina. Tetapi pada saat mereka menyelamatkan Katrina, Eragon menemukan Sloan dengan keadaan buta, ia memutuskan untuk menyembunyikan keberadaan Sloan agar tidak terjadi pertikaian yang semakin memperumit keadaan perang. Eragon memantrai sloan agar tertidur dan memberitahu Roran serta Katrina bahwa Sloan telah meninggal. Setelah itu, Eragon menyuruh -dengan paksa- Saphira membawa Roran dan Katrina menuju kaum Varden tanpa membawa dirinya, karena ia ingin meyelesaikan perkera mengenai Sloan. Setelah ia membawa Sloan keluar kota Dras-Leona, ia menyihir Sloan agar ia berjalan menuju tempat para elf disertai mantra-mantra lainnya agar ia selamat sampai tujuan. Dan Eragon kembali ke Kaum Varden.


Karena pada pertempurn di Dataran membara, para kurcaci kehilangan Raja mereka, Hortgar, para kurcaci memutuskan untuk melakukan pemilihan Raja yang baru. Nasuada, sebagai Pemimpin kaum Varden yang baru, menggantikan ayahnya yang meninggal, Ajihad, Memerintahkan Eragon untuk ikut serta dalam pemilihan Raja baru kaum kurcaci. Pada suatu hari, saat Eragon berjalan-jalan di labirin Farthen-Dur yang dibuat oleh para kurcaci pada masa lalu, ia diserang oleh sekelompok knurlaf, dan knurlaf ini melanggar budaya para kurcaci, bahwa tamu harus di pelakukan secara terhormat dan kesopanan yang tinggi. Eragon memberi tahu Orik, yang sekarang menggantikan Hortgar sebagai ketua klan, Orik mulai meyelidiki siapa dibalik penyerangan terhadap Eragon ini, dan ia menemuka bahwa Vermund yang otak dibalik penyerangan terhadap Eragon. Akhirnya Vermund, beserta anggota klannya di kucilkan oleh anggota klan yang lain. Akibat insiden penyerangan terhadap Eragon, dan pengucilan Vermund atas usulan Orik, untuk sementara suara dan simpati berbalik menghadap Orik. Ketika pemungutan suara untuk menentukan Raja Kurcaci yang baru, Orik sebagai perwakilan klan Durgrimst Ingeitum terpilih untuk menjadi Raja kurcaci yang baru. 


Setelah bergelut dengan para kurcaci dalam pemilihan Raja yang baru, Eragon kemudian terbang menuju Ellesmera, kembali untuk menemui gurunya, Si Utuh yang cacat. Begitu banyak pertanyaan yang memenuhi otak Eragon, tidak sabar untuk dilemparkan untuk gurunya itu. Keputusannya untuk menemui Oromis dan Glaedr -Guru mereka- ternyata merupakan keputusan yang tepat. Eragon dan Saphira akhirnya mengetahui rahasia keuatan Raja Galbatorix, yaitu Eldunari, Jantung dari Jantung, terdapat di dalam tubuh naga. Dengan Eldunari, Raja Galbatorix dapat meningkatkan kekuatannya karena menyerap energi naga yang terakumulasi dalam Eldunari tersebut. Eragon juga mengetahui siapa Ayahnya yang sebenarnya, ternyata apa yang dikatakan Murtagh, bahwa Morzan adalah ayah mereka tenyata salah, walaupun Murtagh benar bahwa mereka satu ibu, yaitu Selena. Ayah Eragon yang sebenarnya adalah Brom, seorang pendongeng tua dan Penunggang Naga yang menemani Eragon dalam perjalanannya, dan meninggal pada saat mereka di Dras-Leona, memburu Ra'zac. Eragon juga akhirnya mendapat pedang yang sangat menginginkannya. Rhunon, elf waniat sang pengrajin pedang membuatkan Eragon pedang, dengan cara yang tidak biasa agar tidak melanggar sumpahnya, yaitu menggunakan tubuh Eragon sebagai perantara untuk menempa dan membentuk pedang Eragon. Eragon menamakan pedang itu Brisingr dan ketika Eragon menyebutkan nama pedangnya, pedang itu mengeluarkan api biru yang mengangumkan. Tidak ada yang bisa mnejelaskan mengapa terjadi demikian, bahkan Rhunon tidak mengetahui pasti mengapa pedang Eragon mengeluarkan api.


Eragon akhirnya meninggalkan Ellesmera, kota para kurcaci bersama Oromis dan Glaedr, mereka berpisah saat mereka telah mencapai perbatasan, Oromis dan Glaedr menuju Gil'ead sedangkan Eragon menuju Fainster, membantu para pejuang Varden untuk merebut kota itu.



***

Brisingr, judul novel ini diambil dari nama pedang Eragon yang di buat oleh Rhunon. Pada Buku Warisan ke tiga ini, Brisingr tidak kalah menarik dengan buku warisan pertama (Eragon) dan buku warisan ke tiga (Eldest). Plot Brisingr juga disusun dengan sangat rapi. Kaitan antar plot sangat menarik dan menghidupkan suasana di dalam otak kita saat membaca.


Novel ini juga terdapat dialog-dialog cerdas yang dilontarkan Saphira dan Eragon. Cristopher Paolini lebih banyak berimprofisasi lagi dalam novel buku warisan ke tiga ini. Seperti Paolini, sangat tegas menggambarkan sistem Kerajaan kurcaci, yang bercorak Kerajaan tetapi memiliki sistem pemerintahan Demokratis. Sangat brilian. Tidak hanya itu, kecerdasan Paolini menghadirkan ketegangan di dalam cerita itu. 


ide-ide yang diselipkan oleh penulis juga sangat bagus, tidak dapat ditebak, tetapi tidak membosankan. Setiap petualangan Eragon yang dijejalkan ke dalam tiap bab selalu sukss membawa decak kagum di mulut para pembaca. Brisingr, buku ke tiga siklus warisan sangat spektakular.


Cover Brisingr kembali lagi, tidak ada bedanya dengan dua buku warisan pendahulunya, masih tetap simple, tetapi juga masih menarik. Mungkin pembahasan tentang cover akan hanya sampai pada Buku warisan ke tiga ini, karena saya yakin buku keempat pun akan tidak menampakan perbedaan signifikan dari segi cover.. heheheh..


soo.. well.. buku Brisingr sangat menakjubkan untuk dibaca, jangan lewatkan buku warisan ke tiga ini, membaca Eragon dan Eldest tanpa melanjutkan ke Brisingr hanya akan menjadi kehampaan di otak klalian... lagi pula Brisingr sangat menghibur dan menggelitik imajinasi kita untuk terbang ke langit ke tujuh, membayangkan sesuatu yang mustahil, melepaskan sejenak dari kepenatan.. so this is recomended for u guys...