Jumat, 07 November 2014

DUNIA ANNA






Penulis : Jostein Gaarder
Penerjemah : Irwan Syahrir
Penyunting : Esti A. Budhiabsari
Proofreader : Ine Ufiyatiputri
Perancang Sampul : Andreas Kusumahadi
Penerbit : Mizan, PT Mizan Pustaka
Cetakan : Pertama, Oktober 2014
Jumlah Halaman : 244 halaman
ISBN : 978-979-433-842-1



"Aku mencatat apa yang kamu tulis di bagian penutup : "Ada begitu banyak hal tentang masa depan yang aku tidak tahu. Yang aku tahu bahwa aku akan ikut serta untuk memberikan bentuknya. Dan mungkin dengan cara ini aku telah memulai dengan sebuah langkah kecil... johan berdeham lagi : "Mungkin aku bisa menawarkan diri untuk menjadi kakek buyut anak itu""

"Nova sayang, aku tak tahu bagaiman rupa dunia saat kau membaca surat ini"

"Saya bisa membayangkan anak-cucu kita dalam keputusasaan- baik karena kehilangan sumber daya alam seperti gas dan minyak maupun kehilangan keanekaragaman alam hayati : Kalian menghabiskan SEMUANYA! Kalian tidak menyisakan sedikit pun UNTUK KAMI!

"Keindahan yang lebih sedikit! Keajaiban yang lebih sedikit! Kemuliaan dan Kebahagiaan yang lebih sedikit!"

Bumi 2082, Nova sangat terkejut saat tiba-tiba di terminal online-nya muncul surat dari nenek buyutnya, Anna. Surat yang ditulis 70 tahun lalu, tepat tanggal 12.12.12. Tepat saat nenek buyutnya berusia 16 tahun seperti Nova saat ini.

Sungguh isterius, bagaimana mungkin 70 tahun lalu nenek buyutnya sudah tahu kelak cicitnya bernama Nova? Dan dari mana nenek buyutnya tahu tentang keresahan-keresahan Nova? Tentang bumi yang tk seindah dulu lagi, tentang spesies yang punah, tanah-tanah yang tenggelam, kutub yang meleleh. Dan, benarkah cincin rubi merah dari legenda Aladin, menjadi kunci untuk mengembalikan kseimbangan bumi? Cincin yang selama ini melingkar di jari Anna, nenek buyutnya?

Jostein Gaarder, penulis Dunia sophie,  kembali dengan Dunia Anna, sekali lagi mengajak kita nerkaca. Dengan kisah yang ringan namun penuh makna, Jostein Gaarder kembali mengajak pembaca merenungkan eksistensi manusia dan semesta.

***

Kisah dimulai ketika Anna, seorang gadis kecil yang memasuki usia 10 tahun menyadari ada yang salah dengan alam desa tempat mereka tinggal. Pada perayaan Natal, tidak ada satupun salju yang turun, rusa-rusa keluar dari habitat mereka dan menuju pemukiman warga, serta banyak hewan pengerat yang mati. Dan Anna tahu penyebabnya, karena musim dingin tidak lagi seperti musim dingin.

Pada saat usia Anna beranjak 16 tahun, ia diberi hadiah yang sangat istimewa, yaitu handphone keluaran terbaru dan Cicin batu rubi yang berwaran merah darah serta terdapat bintang samar di bagian tengah cincin itu. Cincin itu sangat indah menurut Anna, warisan dari bibinya, Tante Sunniva. Anna sangat mengagumi cincin itu. Kata bibinya, cincin itu merupakan barang antik, dan batunya adalah batu bertuah yang sudah berumur ratusan tahun, yang pernah dimilki dan dipakai oleh Aladin.

Pada usia yang 16 tahun itu, Anna mempunyai pacar bernama Jonas. Pemuda yang termasuk jajaran pria tertampan di sekolah Anna. Anna, Ibunya, dan jonas berangkat menuju Oslo, mereka berniat bertemu dengan Psikiatri untuk memeriksa Anna, Antisipasi kalau-kalau Anna mengalami gangguan jiwa karena Anna sering membicarakan sesuatu yang tidak masuk akal dan aneh bagi orang yang mendengarnya. Akan tetapi menurut Psikiatri, Dr. Benjamin, Anna tidak sakit, Ia bahkan sehat, terlampau sehat. Anna memiliki imajinasi yang luas, kata Dr. Benjamin, sehingga kadang orang lain yang imajinasinya tidak seluas Anna sulit menangkap apa yang dibicarakan Anna. Anna malah berteman dengan Psikiatri itu.

Setelah pemeriksaan itu, pelik-pelik mulai berdatangan. Seperti, Ia mengalami mimpi aneh, dimana ia dimimpinya bukan sebagai Anna, tetapi sebagai cicitnya, Nova, Anak Dr. Benjamin, Ester ditangkap para pemberontak. Dan begitu banyak masalah membelitnya pada waktu itu, lalu Jonas sebagai kekasih yang melindungi Anna dan menjadi pendengar setianya, datang dengan sebuah ide cemerlang yang akan merubah dunia dimasa depan, dunia dimana cicitnya akan tumbuh bersama seorang bocah arab.

***

Dunia Anna, novel fisafat yang bertemakan semesta, atau lebih tepatnya Filsafat Semesta. Jostein Gaarder sangat briliant dalam novel ini. Kata-kata yang digunakan sangat cermat dan dapat menarik minat para pembaca untuk menuntaskan novel ini. Jostein Gaarder, mengemas ide-ide dalam Dunia Anna sangat cerdas, sangat menonjol peredaan antara Dunia Sophie dan Dunia Anna. Jostein membawa nuansa baru, lebih manis kedalam Dunia Anna, tetapi dengan tujuan yang sama yaitu membahas filsafat dengan ringan dan santai.

Delik-delik yang di tampilkan oleh Jostein Gaarder merupakan delik yang sangat krisis, tetapi Jostein mampu menyajikan delik itu dengan komposisi yang ringan tetapi tidak lepas dari inti delik itu sendiri, Jostein Gaarder menciptakan nuansa ke-remaja-an, dengan menghadirkan romantika yang dijalin oleh Anna dan Jonas, tanpa terlepas dari hakikat Dunia Anna, filsafat. Dialek-dialek romantika tetapi cerdas, tidak berlebihan, dan cool keluar dari mulut dua sejoli ini, saling mendorong untuk tujuan mereka, menyelamatkan dunia. Romantika yang dihadirkan Jostein sangat simple, tapi menyentuh, apalagi pada karakter tokoh  Jonas. Jonas digambarkan sebagai pemuda tampan, cerdas, dan menyayangi Anna, tetapi yang paling penting adalah, setiap kata-kata romantis yang dikeluarkan oleh jonas merupakan kata-kata romantis yang berbobot, bukan seonggok kata murahan. Sangat manly dan bijaksana, penggambaran Jonas dalam Dunia Anna.
Jostein Gaarder juga menghadirkan tokoh Anna sebagai seorang gadis remaja yang sering bermimpi menjadi pribadi makhluk yang bukan dirinya. Kadang ia bermimpi sebagai Napoleon, Ester, bahkan hewan seperti Gajah, Singa dll. Pada part ini lah yang membuat saya agak tergelitik untuk tertawa, saya membayangkan Anna memimipikan dirinya sebagai kutu buku, kira-kira apa yang ia rasakan?? hahaha. <(^_^)> Dunia Anna selain meberikan kita pelajaran Filsafat Semesta, buku ini juga menghadirkan lelucon-lelucon yang mengundang tawa serta romantika remaja yang manis untuk ditelaah.

Ayoo.. Dunia Anna sukses membuat saya merenungkan dunia ini dan manusia, tetapi tidak membuat jenuh. Penuh jenaka dan percintaan, cocok untuk remaja. it's recomended for you guys, let's read it..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar